{"id":18373,"date":"2026-07-14T15:37:40","date_gmt":"2026-07-14T08:37:40","guid":{"rendered":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/?p=18373"},"modified":"2026-07-18T15:39:07","modified_gmt":"2026-07-18T08:39:07","slug":"penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/","title":{"rendered":"Penelitian Doktor FMIPA UI Buka Peluang Standardisasi Bahan Baku Pala Indonesia untuk Pengembangan Pangan dan Produk Herbal"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Depok, 14 Juli 2026 \u2014&nbsp;Penelitian terbaru oleh Doktor Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) membuka peluang baru dalam pemanfaatan pala Indonesia sebagai bahan baku pangan fungsional, nutrasetikal, hingga fitofarmaka. Melalui pendekatan metabolomik, peneliti FMIPA UI berhasil menunjukkan bahwa sampel pala dari berbagai wilayah Indonesia memiliki perbedaan profil kimia dan bioaktivitas in vitro.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Temuan tersebut dipaparkan Susilo dalam sidang promosi doktor Program Studi Biologi FMIPA UI di Aula Prof. G.A. Siwabessy FMIPA UI, Depok, Rabu (1\/7\/2026). Ia berhasil meraih gelar doktor dengan predikat Sangat Memuaskan dan IPK 3,99 melalui disertasi berjudul&nbsp;<em>Profil Metabolomik, Kandungan Fenolik Total, Kapasitas Antioksidan, dan Aktivitas Antibakteri Pala (Myristica fragrans Houtt.) dari Berbagai Asal Geografis<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian yang dibimbing Dr. rer. nat. Yasman, M.Sc. sebagai promotor, serta Dr. Dra. Ratna Yuniati, M.Si. dan Prof. Dr. Titin Siswantining, D.E.A. sebagai ko-promotor tersebut memanfaatkan teknologi Liquid Chromatography-High Resolution Mass Spectrometry (LC-HRMS) untuk memetakan senyawa alami yang terkandung dalam pala dari berbagai wilayah di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Susilo menganalisis 76 sampel biji pala dari 32 kabupaten\/kota di 10 provinsi, 50 sampel fuli dari &nbsp;tujuh provinsi, serta membandingkan kandungan metabolit pada berbagai bagian tanaman, mulai dari biji, fuli, daun, hingga daging buah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan profil metabolit dan bioaktivitas pala berdasarkan asal geografis. Variasi profil metabolit tersebut juga tercermin pada perbedaan kapasitas antioksidan dan aktivitas antibakteri antarwilayah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"512\" src=\"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-766.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-18375\" srcset=\"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-766.jpg 768w, https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-766-300x200.jpg 300w, https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-766-18x12.jpg 18w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian menemukan bahwa biji pala asal Sumatera Barat memiliki kandungan fenolik total tertinggi, Sulawesi Utara menunjukkan kapasitas antioksidan tertinggi berdasarkan metode DPPH dan ABTS, sedangkan Aceh memiliki kapasitas reduksi tertinggi berdasarkan metode FRAP. Maluku Utara menjadi salah satu wilayah yang menunjukkan aktivitas antibakteri menonjol terhadap beberapa bakteri uji, meskipun pola aktivitasnya berbeda menurut jenis bakteri dan konsentrasi ekstrak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada fuli pala, Sumatera Barat menunjukkan kandungan fenolik total dan aktivitas DPPH tertinggi, Sulawesi Tenggara unggul pada metode ABTS, sedangkan Maluku menunjukkan kapasitas reduksi tertinggi berdasarkan metode FRAP. Penelitian juga menemukan bahwa daging buah pala memiliki potensi sebagai sumber antibakteri alami yang selama ini belum banyak dimanfaatkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain mengungkap potensi bioaktivitas pala, penelitian ini juga berhasil mengidentifikasi secara putatif sejumlah senyawa diskriminan dari kelompok fenilpropanoid, lignan, neolignan, dan malabariconoid. Senyawa tersebut berpotensi dikembangkan sebagai kandidat penanda asal geografis maupun bagian tanaman, tetapi masih memerlukan validasi menggunakan standar autentik, analisis yang terarah, dan sampel yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Susilo, pendekatan metabolomik memungkinkan kualitas pala dipetakan secara lebih komprehensif karena tidak hanya melihat satu kandungan tertentu, tetapi keseluruhan profil senyawa alaminya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSetiap wilayah menghasilkan pala dengan karakter metabolit yang berbeda. Perbedaan tersebut menjadi dasar untuk mengidentifikasi keunggulan relatif masing-masing daerah sekaligus mendukung pemanfaatannya secara lebih tepat sesuai potensinya,\u201d ujar Susilo.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"512\" src=\"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-767.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-18376\" srcset=\"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-767.jpg 768w, https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-767-300x200.jpg 300w, https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-767-18x12.jpg 18w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mengatakan hasil penelitian tersebut dapat menjadi pijakan ilmiah bagi standardisasi bahan baku pala Indonesia sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas rempah nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPenelitian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sistem traceability dan autentikasi geografis pala Indonesia, sekaligus menjadi dasar pengembangan pangan fungsional, nutrasetikal, dan fitofarmaka berbasis sumber daya hayati Indonesia,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Temuan ini menunjukkan potensi riset FMIPA UI dalam mendukung pemanfaatan keanekaragaman hayati di Indonesia. Melalui teknologi analisis modern, penelitian tersebut diharapkan menjadi dasar standardisasi kualitas pala sekaligus mendorong pengembangan pangan fungsional, nutrasetikal, fitofarmaka, dan produk bernilai tambah berbasis pala Indonesia.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Depok, 14 Juli 2026 \u2014&nbsp;Penelitian terbaru oleh Doktor Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) membuka peluang baru dalam pemanfaatan pala Indonesia sebagai bahan baku pangan fungsional, nutrasetikal, hingga fitofarmaka. Melalui pendekatan metabolomik, peneliti FMIPA UI berhasil menunjukkan bahwa sampel pala dari berbagai wilayah Indonesia memiliki perbedaan profil kimia dan bioaktivitas in [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18374,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,194],"tags":[],"class_list":["post-18373","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-mipa-update"],"blocksy_meta":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Penelitian Doktor FMIPA UI Buka Peluang Standardisasi Bahan Baku Pala Indonesia untuk Pengembangan Pangan dan Produk Herbal - Departemen Biologi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penelitian Doktor FMIPA UI Buka Peluang Standardisasi Bahan Baku Pala Indonesia untuk Pengembangan Pangan dan Produk Herbal - Departemen Biologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Depok, 14 Juli 2026 \u2014&nbsp;Penelitian terbaru oleh Doktor Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) membuka peluang baru dalam pemanfaatan pala Indonesia sebagai bahan baku pangan fungsional, nutrasetikal, hingga fitofarmaka. Melalui pendekatan metabolomik, peneliti FMIPA UI berhasil menunjukkan bahwa sampel pala dari berbagai wilayah Indonesia memiliki perbedaan profil kimia dan bioaktivitas in [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Departemen Biologi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-14T08:37:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-18T08:39:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-765.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"512\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"HUMAS FMIPA UI\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"HUMAS FMIPA UI\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"HUMAS FMIPA UI\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/fa29378e4b788923b9f746c141f6a438\"},\"headline\":\"Penelitian Doktor FMIPA UI Buka Peluang Standardisasi Bahan Baku Pala Indonesia untuk Pengembangan Pangan dan Produk Herbal\",\"datePublished\":\"2026-07-14T08:37:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-18T08:39:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\\\/\"},\"wordCount\":533,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/sci-765.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\",\"MIPA Update\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\\\/\",\"name\":\"Penelitian Doktor FMIPA UI Buka Peluang Standardisasi Bahan Baku Pala Indonesia untuk Pengembangan Pangan dan Produk Herbal - Departemen Biologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/sci-765.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-14T08:37:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-18T08:39:07+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/sci-765.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/sci-765.jpg\",\"width\":768,\"height\":512},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penelitian Doktor FMIPA UI Buka Peluang Standardisasi Bahan Baku Pala Indonesia untuk Pengembangan Pangan dan Produk Herbal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/\",\"name\":\"Departemen Biologi - Universitas Indonesia\",\"description\":\"Universitas Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Departemen Biologi - Universitas Indonesia\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/#organization\",\"name\":\"Departemen Biologi - Universitas Indonesia\",\"alternateName\":\"Departemen Biologi - Universitas Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/Papan-Nama-Biologi-Putih.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/06\\\/Papan-Nama-Biologi-Putih.png\",\"width\":5571,\"height\":1715,\"caption\":\"Departemen Biologi - Universitas Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/biologi.ui\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCRmthW6ZfWpJpUgyytCTNoQ\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/fa29378e4b788923b9f746c141f6a438\",\"name\":\"HUMAS FMIPA UI\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/59c26d1d7e394cb4a334c27b04b08b9629cdd6b46168103d5b9b7f04c59e4c12?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/59c26d1d7e394cb4a334c27b04b08b9629cdd6b46168103d5b9b7f04c59e4c12?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/59c26d1d7e394cb4a334c27b04b08b9629cdd6b46168103d5b9b7f04c59e4c12?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"HUMAS FMIPA UI\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/biologi.sci-ui.id\\\/en\\\/author\\\/adm_bio_ui\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penelitian Doktor FMIPA UI Buka Peluang Standardisasi Bahan Baku Pala Indonesia untuk Pengembangan Pangan dan Produk Herbal - Departemen Biologi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Penelitian Doktor FMIPA UI Buka Peluang Standardisasi Bahan Baku Pala Indonesia untuk Pengembangan Pangan dan Produk Herbal - Departemen Biologi","og_description":"Depok, 14 Juli 2026 \u2014&nbsp;Penelitian terbaru oleh Doktor Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) membuka peluang baru dalam pemanfaatan pala Indonesia sebagai bahan baku pangan fungsional, nutrasetikal, hingga fitofarmaka. Melalui pendekatan metabolomik, peneliti FMIPA UI berhasil menunjukkan bahwa sampel pala dari berbagai wilayah Indonesia memiliki perbedaan profil kimia dan bioaktivitas in [&hellip;]","og_url":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/","og_site_name":"Departemen Biologi","article_published_time":"2026-07-14T08:37:40+00:00","article_modified_time":"2026-07-18T08:39:07+00:00","og_image":[{"width":768,"height":512,"url":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-765.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"HUMAS FMIPA UI","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"HUMAS FMIPA UI","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/"},"author":{"name":"HUMAS FMIPA UI","@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/#\/schema\/person\/fa29378e4b788923b9f746c141f6a438"},"headline":"Penelitian Doktor FMIPA UI Buka Peluang Standardisasi Bahan Baku Pala Indonesia untuk Pengembangan Pangan dan Produk Herbal","datePublished":"2026-07-14T08:37:40+00:00","dateModified":"2026-07-18T08:39:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/"},"wordCount":533,"publisher":{"@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-765.jpg","articleSection":["Berita","MIPA Update"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/","url":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/","name":"Penelitian Doktor FMIPA UI Buka Peluang Standardisasi Bahan Baku Pala Indonesia untuk Pengembangan Pangan dan Produk Herbal - Departemen Biologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-765.jpg","datePublished":"2026-07-14T08:37:40+00:00","dateModified":"2026-07-18T08:39:07+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/biologi.sci-ui.id\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/#primaryimage","url":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-765.jpg","contentUrl":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sci-765.jpg","width":768,"height":512},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/penelitian-doktor-fmipa-ui-buka-peluang-standardisasi-bahan-baku-pala-indonesia-untuk-pengembangan-pangan-dan-produk-herbal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian Doktor FMIPA UI Buka Peluang Standardisasi Bahan Baku Pala Indonesia untuk Pengembangan Pangan dan Produk Herbal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/#website","url":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/","name":"Departemen Biologi - Universitas Indonesia","description":"Universitas Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/#organization"},"alternateName":"Departemen Biologi - Universitas Indonesia","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/#organization","name":"Departemen Biologi - Universitas Indonesia","alternateName":"Departemen Biologi - Universitas Indonesia","url":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Papan-Nama-Biologi-Putih.png","contentUrl":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Papan-Nama-Biologi-Putih.png","width":5571,"height":1715,"caption":"Departemen Biologi - Universitas Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/biologi.ui\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCRmthW6ZfWpJpUgyytCTNoQ"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/#\/schema\/person\/fa29378e4b788923b9f746c141f6a438","name":"HUMAS FMIPA UI","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59c26d1d7e394cb4a334c27b04b08b9629cdd6b46168103d5b9b7f04c59e4c12?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59c26d1d7e394cb4a334c27b04b08b9629cdd6b46168103d5b9b7f04c59e4c12?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59c26d1d7e394cb4a334c27b04b08b9629cdd6b46168103d5b9b7f04c59e4c12?s=96&d=mm&r=g","caption":"HUMAS FMIPA UI"},"sameAs":["https:\/\/biologi.sci-ui.id"],"url":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/author\/adm_bio_ui\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18373","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18373"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18373\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18377,"href":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18373\/revisions\/18377"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18374"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18373"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18373"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/biologi.sci-ui.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18373"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}