|

The Department of Biology
Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Indonesia
Depok, 29 April 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui keberhasilan empat dosennya yang terpilih sebagai penerima pendanaan Program Hilirisasi Riset Prioritas Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI). Program ini merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam mendorong transformasi hasil riset menjadi inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat, industri, serta pembangunan nasional.
Keempat dosen yang memperoleh pendanaan tersebut menghadirkan ragam inovasi lintas bidang yang relevan dengan kebutuhan bangsa. Prof. Dr.rer.nat. Budiawan dari Departemen Kimia mengembangkan riset berjudul Sediaan Minyak Sawit Bernutrisi Tinggi (RPMO) yang berfokus pada peningkatan nilai tambah komoditas strategis nasional, sebagai bagian dari skema SINERGI Prioritas 2025 yang berlanjut pada tahun kedua di 2026.
Dari bidang geografi, Prof. Dr. Muhammad Dimyati mengusung inovasi RE-NUSANTARA 2.0, sebuah sistem terintegrasi berbasis multi model dan multi-source dengan kemampuan site adaptation untuk estimasi dan prediksi jangka pendek radiasi matahari, yang didanai dalam skema SINERGI Prioritas 2026.
Sementara itu, penguatan sistem mitigasi bencana diwujudkan melalui riset EWAS (Earthquake Warning Alert System) yang dikembangkan oleh Dr. Eng. Supriyanto, M.Sc. dari Program Studi Geologi dan Geofisika, sebagai kelanjutan dari skema SINERGI Prioritas 2025 yang memasuki tahun kedua pada 2026.
Di sisi lain, kontribusi terhadap pengembangan energi terbarukan ditunjukkan oleh Dr. Triarko Nurlambang, M.A. dari Departemen Geografi melalui riset Pemetaan Potensi Biomassa untuk Pengembangan Bahan Bakar Nabati di Provinsi Lampung dalam skema SINERGI Prioritas 2026.
Dekan FMIPA UI, Prof. Dr. Tito Latif Indra, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan kualitas riset FMIPA UI yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki relevansi tinggi terhadap kebutuhan pembangunan nasional.
“Kami sangat bangga atas keberhasilan para dosen FMIPA UI dalam meraih pendanaan Program Hilirisasi Riset Prioritas Tahun 2026. Capaian ini menunjukkan bahwa riset yang dikembangkan mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat dan industri. FMIPA UI akan terus memperkuat ekosistem riset yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada hilirisasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara peneliti, institusi, serta dukungan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ekosistem riset nasional yang berdaya saing global.
Dengan pencapaian ini, FMIPA UI semakin memperkuat perannya sebagai pusat unggulan ilmu pengetahuan dan inovasi yang berkontribusi aktif dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.