The Department of Biology

Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Indonesia

FMIPA UI Jadi Mitra Pendidikan Sains bagi Siswa SMA Uni Emirat Arab melalui International Summer School

Depok, 21 Agustus 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) menjadi tujuan pembelajaran sains bagi 26 siswa berprestasi dari Uni Emirat Arab (UEA) melalui UAE High School–Universitas Indonesia Summer School Program 2026. Program yang berlangsung pada 3–13 Agustus 2026 di Kampus UI Depok tersebut mempertemukan siswa SMA UEA dengan lingkungan akademik, laboratorium, serta pengalaman pembelajaran sains multidisiplin di salah satu fakultas sains terkemuka di Indonesia.

Program intensif selama 10 hari ini diselenggarakan FMIPA UI bekerja sama dengan Calista Management LLC Dubai dan Kementerian Pendidikan UEA. Selain diikuti 26 siswa, program tersebut juga melibatkan tiga guru pendamping dari UEA.

Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian dan Kemahasiswaan FMIPA UI Prof. Anom Bowolaksono, Ph.D. mengatakan, kolaborasi tersebut menunjukkan kepercayaan terhadap kapasitas FMIPA UI dalam menghadirkan pembelajaran sains yang menggabungkan pengetahuan akademik, praktik laboratorium, teknologi, dan isu lingkungan.

“Kolaborasi ini menjadi bentuk kepercayaan terhadap kapasitas FMIPA UI dalam menghadirkan pembelajaran sains yang multidisiplin dan relevan dengan tantangan global,” ujar Prof. Anom.

Dengan bidang keilmuan yang mencakup Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Geosains, serta berbagai bidang multidisiplin, FMIPA UI memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempelajari sains melalui beragam perspektif. Lingkungan akademik tersebut juga didukung pembelajaran yang memadukan teori, praktik laboratorium, eksplorasi lapangan, dan proyek kolaboratif.

Pendekatan tersebut tercermin dalam tema program, yaitu “Empowering Future Global Scientists through Innovation, Sustainability, and Collaborative Learning”. Peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep sains, tetapi juga diajak memahami penerapannya dalam menjawab tantangan global, mulai dari energi bersih, kecerdasan buatan, perubahan iklim, hingga keanekaragaman hayati.

Dalam pembelajaran Kimia, peserta mengikuti praktikum elektrokimia skala mikro (microscale experiment) serta demonstrasi sel fotoelektrokimia (photoelectrochemical cell/PEC) untuk produksi hidrogen hijau yang dipandu Prof. Jarnuzi Gunlazuardi dan Dr. Rahmat Wibowo. Peserta juga mempelajari Sustainable Chemistry dan Hydrogen Energy yang disampaikan Muhammad Ridwan, S.Si., M.Eng., Ph.D.

Sementara itu, pembelajaran Fisika menghadirkan materi Artificial Intelligence (AI) and Medical Imaging yang disampaikan Syahril Siregar, Ph.D. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan dalam bidang pencitraan medis.

Dari Geosains, peserta diperkenalkan pada sistem bumi, perubahan iklim, dan ketahanan terhadap bencana melalui materi yang disampaikan Twin Hosea Widodo Kristyanto, S.T., M.T. dan Dr. Muhammad Bisri Mustofa, S.Pd., M.Si. Adapun Geografi menghadirkan materi Mapping Our World: Geography, Spatial Data, GIS & StoryMaps in Practice yang disampaikan Dr. Iqbal Putut Ash Shidiq, S.Si., M.Sc. Materi tersebut memperkenalkan pemanfaatan data spasial dan Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk memahami, menganalisis, dan menyajikan berbagai fenomena di permukaan bumi.

Sementara di ranah Biologi, peserta memperoleh wawasan mengenai ekosistem hutan tropis dan upaya menjaga keberlanjutannya melalui materi Tropical Forest and the Pursuit of Sustainability yang disampaikan Dr. Noviar Andayani, M.Sc. Materi tersebut memperkenalkan karakteristik hutan tropis, nilai penting keanekaragaman hayati, serta berbagai tantangan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem hutan.

Pengalaman belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Peserta juga mengikuti pembelajaran dan kegiatan praktik di lingkungan FMIPA UI, termasuk kunjungan industri untuk melihat penerapan ilmu sains dalam dunia profesional. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk menghubungkan konsep yang dipelajari dengan persoalan dan penerapannya di dunia nyata.

Pembelajaran multidisiplin menjadi bagian penting dalam program ini. Peserta mengikuti pembelajaran di Gedung Multidisiplin FMIPA UI dan mengembangkan Capstone Innovation Project yang mendorong mereka merumuskan solusi terhadap persoalan sains kontemporer. Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya berperan sebagai penerima materi, tetapi juga didorong mengembangkan kemampuan berpikir kritis, bekerja dalam tim, dan menghasilkan gagasan berbasis sains.

Pengalaman lapangan kemudian memperluas pembelajaran peserta melalui modul Biodiversity Exploration. Kegiatan yang dikelola Departemen Biologi FMIPA UI ini mengajak peserta mengeksplorasi keanekaragaman hayati di Hutan Kota dan Danau Situ Kenanga UI dengan pendampingan akademisi, di antaranya Dr. Riani Widiarti, M.Si. dan Dr. Afiatry Putrika.

Peserta dibagi ke dalam tiga kelompok misi ilmiah. Kelompok eksplorasi tumbuhan mengidentifikasi lumut, paku-pakuan, gymnospermae, dan angiospermae serta mengamati vegetasi tropis. Kelompok wildlife mempelajari burung dan serangga urban melalui pengamatan bentuk, perekaman suara, dan perilaku. Adapun kelompok mikroalga melakukan pengambilan sampel plankton di Situ Kenanga, pengukuran kualitas air, serta pengamatan mikroalga menggunakan mikroskop.

Selain kegiatan akademik, peserta juga diperkenalkan dengan lingkungan Universitas Indonesia melalui campus tour yang didampingi BEM dan Student Ambassadors UI. Program diawali dengan sesi Science Leadership: Future Global Challenges and the Role of Young Scientists yang disampaikan Astari Dwiranti, Ph.D., sekaligus menjadi pengantar bagi peserta untuk memahami tantangan yang dihadapi generasi ilmuwan masa depan.

Seluruh pengalaman tersebut kemudian dirangkum peserta melalui Capstone Innovation Project. Pada tahap akhir program, peserta mempresentasikan gagasan dan solusi yang dikembangkan di hadapan dewan penguji akademis FMIPA UI pada 13 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan acara penutupan dan penganugerahan penghargaan.

Prof. Anom berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan summer school, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama akademik yang lebih luas.

“Kami berharap program ini dapat memperkuat jejaring internasional FMIPA UI dan membuka peluang kolaborasi pendidikan serta riset yang lebih luas,” kata Prof. Anom.

Bagikan ini ke:
Facebook
LinkedIn
Telegram
X
WhatsApp