The Department of Biology

Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Indonesia

FMIPA UI dan MUI Jalin Kerja Sama Pengembangan Data Science dan AI

Depok, 28 Juli 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) memperkuat perannya dalam pengembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) melalui kerja sama strategis dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Salah satu program yang akan dikembangkan ialah MUI GPT, platform berbasis AI yang dirancang sebagai sarana pelayanan informasi fatwa keagamaan sekaligus rujukan bagi industri produk halal.

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Kepala Lembaga Sains Terapan (LST) FMIPA UI, Eko Waludi, S.T., M.Si., dan Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, K.H. Masduki Baidlowi, M.Si., dalam rangkaian pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII Tahun 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (24/7). Penandatanganan disaksikan Wakil Ketua Umum MUI K.H. M. Cholil Nafis, Dekan FMIPA UI Prof. Dr. Tito Latif Indra, S.Si., M.Si., serta Ketua Data Science Center LST FMIPA UI Prof. Alhadi Bustamam, S.Si., M.Kom., Ph.D.

Selain pengembangan MUI GPT, kedua institusi akan berkolaborasi membentuk Pusat Pengembangan Teknologi dan Studi Quran berbasis Artificial Intelligence untuk mendorong pemanfaatan AI yang tetap berlandaskan nilai-nilai moral keagamaan. Kerja sama juga mencakup implementasi teknologi deteksi kepribadian berbasis suara yang dapat dimanfaatkan untuk seleksi da’i, kader organisasi, pemetaan bakat santri, hingga pengembangan manajemen sumber daya manusia. Di bidang akademik, kedua pihak akan menyelenggarakan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelatihan, seminar, lokakarya ilmiah, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang data sains dan AI.

Kolaborasi ini dinilai selaras dengan kompetensi FMIPA UI yang memiliki kekuatan pada ilmu-ilmu dasar, seperti matematika, statistika, dan sains komputasi sebagai fondasi pengembangan data sains dan kecerdasan artifisial. Melalui Lembaga Sains Terapan, khususnya Data Science Center, FMIPA UI telah mengembangkan berbagai riset dan solusi berbasis AI untuk mendukung analisis data, pemodelan prediktif, hingga transformasi digital di berbagai sektor. Kapabilitas tersebut menjadi modal penting dalam menghadirkan teknologi AI yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan berbagai institusi strategis.

Dekan FMIPA UI Prof. Dr. Tito Latif Indra, S.Si., M.Si., mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen FMIPA UI untuk menghadirkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kolaborasi ini sejalan dengan semangat UI Unggul dan Impactful. Kompetensi akademik dan riset FMIPA UI diharapkan dapat mendukung MUI dalam memanfaatkan teknologi digital secara tepat, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” ujar Prof. Tito.

Menurutnya, FMIPA UI tidak hanya berkomitmen menghasilkan riset dan inovasi, tetapi juga memastikan hasilnya dapat diimplementasikan untuk menjawab berbagai tantangan masyarakat.

“Bagi FMIPA UI, ilmu pengetahuan dan teknologi harus memberikan dampak nyata. Karena itu, kami berkomitmen mengembangkan inovasi AI yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memperkuat pelayanan publik, mendukung pengambilan keputusan, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Pelaksanaan kerja sama akan melibatkan Lembaga Sains Terapan FMIPA UI, khususnya Data Science Center, yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan data, analisis data, kecerdasan artifisial, pengembangan model prediktif, serta perancangan solusi digital berbasis data sains.

Kepala LST FMIPA UI Eko Waludi mengatakan penandatanganan perjanjian tersebut menjadi awal penyusunan berbagai program kolaboratif yang akan diwujudkan secara bertahap.

“Kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Kami akan menindaklanjutinya melalui riset bersama, pengembangan solusi berbasis AI, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan MUI,” kata Eko.

Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan mengatakan, kolaborasi dengan FMIPA UI merupakan langkah penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI, tetapi juga mampu mengembangkannya sesuai dengan nilai-nilai yang memberikan kemaslahatan.

“Soal AI ini, artificial intelligence, kita jangan mau hanya menjadi pengguna. Umat bangsa ini harus mampu mengendalikan AI agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Buya Amirsyah.

Ia menambahkan, AI memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat apabila dimanfaatkan secara tepat, namun berbagai dampak negatifnya juga perlu diantisipasi sejak dini. Karena itu, kolaborasi dengan FMIPA UI diharapkan dapat memperkuat kapasitas dalam mengembangkan AI yang inovatif, beretika, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Bagikan ini ke:
Facebook
LinkedIn
Telegram
X
WhatsApp