|

The Department of Biology
Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Indonesia
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan asesmen lapangan akreditasi untuk Program Studi S3 Fisika dan S3 Ilmu Kimia. Kegiatan ini dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA) pada 26–27 Januari 2026, sebagai bagian dari komitmen FMIPA UI untuk menjaga kualitas akademik dan mutu pendidikan di tingkat pascasarjana.
Asesmen ini dihadiri oleh para asesor berkompeten dari universitas ternama di Indonesia. Untuk Program Studi S3 Ilmu Kimia, hadir Prof. Dr.rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita (Universitas Gadjah Mada) dan Dr.rer.nat. Rachmat Triandi Tjahjanto (Universitas Brawijaya). Sedangkan Program Studi S3 Fisika dinilai oleh Prof. Drs. Arinto Yudi Ponco Wardoyo (Universitas Brawijaya) dan Prof. Dr. Mashuri (Institut Teknologi Sepuluh Nopember).

Kegiatan ini mencakup berbagai sesi, mulai dari pembukaan dan pengenalan asesor, hingga pertemuan dengan pimpinan program studi, pelaksana penjaminan mutu internal, tim akreditasi program studi, serta alumni dan pengguna eksternal. Setiap sesi dirancang untuk mengevaluasi efektivitas sistem manajemen dan penjaminan mutu, menilai capaian program studi, serta mendapatkan masukan konstruktif dari stakeholder internal maupun eksternal.
Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UI, Prof. Dr. Tito Latif Indra, M.Si., menekankan pentingnya kegiatan ini bagi pengembangan fakultas. “Asesmen lapangan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah kesempatan bagi FMIPA UI untuk meneguhkan standar mutu, memperkuat penelitian, dan memastikan program pascasarjana kami relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia sains. Kami berharap masukan dari para asesor akan menjadi panduan bagi peningkatan kualitas program studi ke depan,” ujar Dekan.

FMIPA UI memandang asesmen akreditasi ini sebagai langkah strategis untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat reputasi akademik, dan menjadikan fakultas sebagai pusat sains unggulan di Indonesia. Hasil asesmen diharapkan dapat menjadi landasan pengembangan program studi pascasarjana yang lebih inovatif, profesional, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun internasional.