|

The Department of Biology
Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Indonesia
Depok, 10 September 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) direkomendasikan mempertahankan sertifikat ISO 9001:2015 setelah menjalani audit eksternal sistem manajemen mutu pada Senin (7/9/2026). Audit dilakukan DQS dengan lingkup Provision of Higher Education Administration Services di Pusat Administrasi FMIPA UI, Depok.
Audit merupakan bagian dari proses recertification untuk memastikan keberlanjutan penerapan sistem manajemen mutu, efektivitas berbagai langkah yang telah dijalankan, serta kesesuaiannya dengan persyaratan ISO 9001:2015.
Dekan FMIPA UI Prof. Dr. Tito Latif Indra, S.Si., M.Si., membuka proses audit melalui rapat pembuka. Ia menekankan pentingnya menjadikan sistem manajemen mutu sebagai bagian dari budaya kerja yang diterapkan secara konsisten di seluruh unit.
“Penerapan sistem manajemen mutu perlu menjadi bagian dari proses kerja sehari-hari. Yang kita jaga bukan hanya kesesuaiannya dengan standar, tetapi juga bagaimana sistem ini terus memberikan ruang untuk perbaikan kualitas layanan di FMIPA UI,” ujar Prof. Tito.
Tito mengapresiasi persiapan yang telah dilakukan Tim ISO FMIPA UI menjelang pelaksanaan audit eksternal. Ia berharap seluruh rangkaian audit dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil sesuai harapan fakultas.
“Tim ISO FMIPA UI telah mempersiapkan proses audit ini dengan sebaik-baiknya. Saya berharap seluruh rangkaian audit eksternal dapat dijalankan dengan baik sehingga FMIPA UI kembali mencapai hasil yang sesuai dengan harapan,” kata Prof. Tito.
Audit melibatkan unit Management Representative, Pendidikan, Sumber Daya Manusia, Pengadaan Barang dan Jasa, Arsip, Umum, Fasilitas dan Kesejahteraan, serta Sekretariat Pimpinan.
Dalam proses audit, auditor DQS Annas Sangadji meninjau konsistensi penerapan sasaran mutu atau KOKIN 2026, pengelolaan risiko dan peluang, pengendalian dokumen, evaluasi penyedia eksternal, serta tindak lanjut terhadap hasil evaluasi sebelumnya.
“Untuk sasaran mutu, analisis akar masalah dan mitigasi menjadi bagian penting dalam memastikan target dapat dicapai secara efektif,” ujar Annas.

Aspek pengelolaan risiko juga menjadi perhatian dalam audit. Setiap unit di FMIPA UI memiliki risk register sebagai instrumen untuk mengidentifikasi dan mengelola berbagai risiko yang berkaitan dengan pelaksanaan proses kerja.
“Risiko dan peluang perlu terus diperbarui mengikuti dinamika sasaran mutu, termasuk mengintegrasikan dampak perubahan iklim ke dalam pengelolaan risiko di setiap unit,” katanya.
Isu perubahan iklim menjadi salah satu aspek yang turut dibahas dalam konteks pengelolaan risiko dan keberlanjutan layanan. Penerapannya di FMIPA UI antara lain berkaitan dengan pengelolaan limbah, air, dan energi melalui berbagai inisiatif dalam UI GreenMetric.
Dalam audit, aspek tersebut juga dikaitkan dengan keberlangsungan kegiatan pendidikan dan layanan fakultas. Dampak cuaca ekstrem, bencana, hingga perubahan kondisi lingkungan dapat menjadi bagian dari pemetaan risiko yang perlu diantisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan akademik.
Selain itu, audit meninjau pengelolaan dokumentasi sistem manajemen mutu. FMIPA UI terus melakukan penyempurnaan proses dokumentasi dengan menitikberatkan pada substansi dokumen dan ketersediaan bukti pelaksanaan proses.

Pada 2026, FMIPA UI juga melakukan pengembangan prosedur operasional baku (POB), dengan 12 POB baru tercantum dalam laporan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) ISO FMIPA UI.
Audit turut mencakup pengelolaan pengadaan barang dan jasa serta evaluasi penyedia eksternal. Proses evaluasi penyedia tahun 2026 telah dilaksanakan sebagai bagian dari penerapan persyaratan sistem manajemen mutu pada proses pendukung layanan pendidikan.
Melalui rapat penutupan, auditor menyampaikan sejumlah Opportunity for Improvement (OFI) yang diarahkan pada pengembangan berkelanjutan sistem manajemen mutu FMIPA UI. Rekomendasi tersebut mencakup penguatan pengelolaan risiko dan peluang, pemutakhiran sasaran mutu, serta pengintegrasian isu perubahan iklim dalam pengelolaan risiko di tingkat unit.
Berdasarkan hasil audit, auditor DQS merekomendasikan pemeliharaan sertifikat ISO 9001:2015 FMIPA UI. Hasil rinci audit akan disampaikan DQS pada pekan yang sama.
Rekomendasi tersebut menjadi bagian dari proses berkelanjutan FMIPA UI dalam menjaga konsistensi standar mutu, meningkatkan efektivitas proses kerja, dan memastikan layanan administrasi pendidikan berjalan secara sistematis dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.



