|

The Department of Biology
Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Indonesia
Depok, 30 Oktober 2026 – Di tengah beragam tuntutan akademik, pekerjaan, dan kehidupan keluarga, menjaga keseimbangan batin menjadi hal yang semakin penting. Selain itu, meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan mental juga mendorong perlunya ruang untuk mengenali diri, melakukan refleksi, dan memperkuat ketahanan spiritual. Berangkat dari hal tersebut, Ikatan Wanita Keluarga (IWK) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) menghadirkan Spiritual Healing Session sebagai ruang refleksi dan penguatan spiritual bagi sivitas akademika.
Raising the theme of “Menata Ruang Batin: Berdamai dengan Diri, Bertumbuh dalam Iman”, kegiatan ini menghadirkan Sonny Abi Kim, seorang motivator dan life coach, sebagai narasumber. Acara berlangsung di Aula Prof. Dr. Ir. Soemantri Brodjonegoro, Gedung B FMIPA UI, Depok, pada Kamis (29/10/2026), dan diikuti lebih dari 200 peserta yang terdiri atas sivitas akademika, tenaga kependidikan (tendik), anggota IWK FMIPA UI, serta masyarakat umum.
Kegiatan ini diinisiasi oleh IWK FMIPA UI bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA UI dan Lembaga Dakwah Musholla Izzatul Islam (LDMII) FMIPA UI sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya keseimbangan antara kehidupan profesional, personal, dan spiritual.
Dekan FMIPA UI Prof. Dr. Tito Latif Indra, S.Si., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada IWK FMIPA UI serta BEM dan LDMII FMIPA UI atas kolaborasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memiliki arti penting dalam membangun lingkungan fakultas yang unggul secara akademik dan profesional, sekaligus kuat secara batin dan semangat spiritual.

Prof. Tito menilai kesibukan sehari-hari kerap membuat seseorang terlalu berfokus memenuhi harapan dari luar. Akibatnya, ruang untuk beristirahat, memahami emosi, dan menjaga ketenangan batin sering terabaikan.
“Menata ruang batin mengajak kita untuk sejenak berhenti dari rutinitas dan memahami keadaan diri. Berdamai dengan diri berarti menerima pengalaman dan keterbatasan dengan bijaksana, sedangkan bertumbuh dalam iman mengingatkan kita bahwa nilai-nilai spiritual dapat menjadi landasan dalam menghadapi tantangan dan menjalani kehidupan dengan lebih bermakna,” ujar Prof. Tito.
Prof. Tito juga berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari, bahkan setelah kegiatan berakhir. Melalui kehadiran Sonny Abi Kim, seorang motivator dan life coach, peserta diharapkan memperoleh perspektif baru dalam menemukan ketenangan batin, mengenali diri, serta memperkuat nilai-nilai spiritual yang menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan.
Sesi bersama Sonny Abi Kim berlangsung selama kurang lebih dua jam dan dipandu oleh Nina Marliyani, S.Sos., M.Si., Konselor Badan Konseling Mahasiswa (BKM) FMIPA UI, sebagai moderator. Rangkaian sesi mencakup penyampaian materi, refleksi, dan umpan balik yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya serta berbagi kesan dan pengalaman.
Dalam paparannya, Sonny Abi Kim menyampaikan bahwa salah satu kunci untuk menjalani hidup dengan tenang dan sehat adalah berlapang dada dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan. Menurutnya, kemampuan untuk berdamai dengan hati dan keadaan menjadi hal penting agar seseorang dapat menjalani kehidupan dengan lebih ringan serta mencapai tujuan hidupnya. Ia juga menekankan pentingnya menata hati dan pikiran sebagai bagian dari refleksi diri. Dengan ketenangan batin, seseorang diharapkan dapat menjalankan aktivitas dan menyelesaikan pekerjaan sehari-hari dengan lebih baik, semakin bertanggung jawab, disertai keikhlasan dan rasa syukur.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, penyerahan cinderamata kepada narasumber, serta kuis berhadiah yang menambah antusiasme peserta. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya mengenali dan berdamai dengan diri sendiri, tetapi juga mampu membawa nilai-nilai refleksi dan penguatan spiritual ke dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum FMIPA UI, Prof. Dr. Ivandini Tribidasari Anggraningrum, S.Si., M.Si.; Pembina IWK Pusat UI, Marida Yulita, S.Si.; Ketua IWK FMIPA UI, Dini Mirna Pudjiastuti, S.Si.; Ketua Panitia Spiritual Healing Session 2026, drg. Ani Ratnasari, MDSc.; serta para manajer dan asisten manajer, ketua departemen, dan ketua program studi di lingkungan FMIPA UI.
Spiritual Healing Session menjadi salah satu upaya FMIPA UI dalam membangun lingkungan fakultas yang sehat, harmonis, dan bermakna. Melalui kolaborasi IWK, BEM, dan LDMII FMIPA UI, kegiatan ini menghadirkan ruang refleksi bersama bagi sivitas akademika dan keluarga besar FMIPA UI. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong setiap peserta untuk semakin memperhatikan keseimbangan antara tanggung jawab akademik dan pekerjaan dengan kesejahteraan batin, sehingga dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang dan bermakna.